Soal Bau Busuk, Dinas LHK Wonogiri Turunkan Tim Sidak

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Pemkab Wonogiri langsung menerjunkan tim  menyusul keresahan warga atas polusi  dari tempat pengolahan bangkai nila di kawasan Waduk Gajahmungkur (WGM) Wonogiri. Bersama dinas terkait khususnya Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Nakperla) dan aparat Satpol PP Wonogiri, tim melakukan sidak ke tempat pembuatan pakan ternak berbahan baku bangkai ribuan nila itu.

Kepala Dinas LHK setempat Toetik Indriyati SH MM yang ditemui KR di kantornya, Senin (5/3/2018), mengaku belum ada laporan tertulis dari masyarakat terkait bau busuk dari tempat usaha milik Puji, warga Dawe Gumiwang Wuryantoro. Namun demikian, Toetik memerintahkan stafnya Muslih untuk mencek langsung ke lokasi pembuatan pakan bebek yang belakangan diketahui banyak dijual ke luar daerah khususnya Wonosari Yogyakarta.

"Kita juga akan segera  koordinasi dengan dinas lain apakah usaha itu (pakan ternak) sudah mengantongi izin?," tutur Kadis LHK Wonogiri.

Sementara itu Kepala Disnakperla Wonogiri Ir Rully Pramono Retno MM yang ditemui secara terpisah, Senin (5/3/2018), menyebutkan kasus pencemaran dari pengolahan bangkai nila di Dawe Wuryantoro ini pernah muncul tahun 2016. Waktu itu, tambah dia, tim gabungan Pemkab sudah mengambil tindakan menutup usaha pakan ternak yang menimbulkan polusi udara itu.

Pihaknya tidak melarang warganya membudidayakan ikan nila yang mati karena berbagai sebab. "Malah mendukung jika ada yang memanfaatkan, asal semua prosedur dilalui dengan baik termasuk perizinan yang diawali dengan izin lingkungan," papar Rully.

Kabid Perikanan Disnakperla Ir Heru Sutopo MM menambahkan, kematian nila yang banyak terjadi di perairan WGM akibat adanya pengadukan air atau upwilling. "Kematian ikan besar-besaran terjadi sekitar Oktober 2017 yang jumlahnya mencapai 40-50 ton," ungkap Kabid Perikanan Disnakperla seraya menambahkan 'upwilling' muncul bersamaan dengan saat pancaroba dari musim kemarau ke penghujan.(Dsh)

 

BERITA REKOMENDASI