Soal Wahyu Keprabon Pura Mangkunegaran, Gusti Paundra Dapat Wangsit, Bhre dan Roy Pasrah

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRjogja.com – Peringatan 100 hari wafatnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo ( KGPAA) Mangkunegoro IX digelar secara khidmad dengan dilantunkannya dzikir, tahlil dan surat Yasin oleh puluhan ulama Pura Mangkunegaran di Pendapa Ageng Istana Mangkunegaran, Jumat malam (19/10/2021). Pengageng Wedana Satrio Pura Mangkunegaran KRMT Lilik Priyarso sebagai juru bicara Pura Mangkunegaran mengatakan pihaknya berupaya meluruskan masih berlakunya angger-angger atau tatanan adat Mangkunegaran untuk memilih siapa nantinya yang menjadi Pengageng Praja Mangkunegaran dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegoro X.

“Selain itu juga perlu diluruskan bahwa yang berhak memilih Mangkunegoro X hanya Keluarga Inti yang dikoordinir oleh gusti Prameswari Mangkunegoro IX yakni Gusti Kanjeng Putri (GKP) Prisca Marina Mangkunegoro IX. Anggota keluarga inti yakni putra/ putri Mangkunegoro IX. Diantaranya putra Mangkunegoro IX dengan istri pertama Sukmawati Soekarnoputri diantaranya Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundra Jiwa Suryanegara dan RAy Menur. Juga putra dari Mangkunegoro IX dengan prameswari GKP Marina yakni GPH Brhe Cakrahutomo dan BRay Ancilasyura.

“Sementara sedherek (saudara kandung.Red) Mangkunegoro IX seperti GRAy Retno Astrini, GRAy Retno Satuti Yamin Suryohadiningrat, serta GRAy Retno Rosati Hudiono Kadarisman Notohadiningrat hanya berwenang memberi saran bukan berhak memilih.” ujar jubir Pura Mangkunegaran KRMT Lilik Priyarso.

Lilik menambahkan sesuai angger-angger yang berhak menjadi adipati adalah putra laki-laki dari garwa prameswari. “Ini sesuai paugeran yang berlaku di kerajaan catur sagotra (Kasultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, Pura Paku Alam dan Pura Mangkunegaran) keturunan dinasti Mataram, ” ujarnya.

Sebelumnya beredar kabar kalau konfigurasi pemilih yang bakal memilih Mangkunegoro X adalah Dewan Pinisepuh Pura Mangkunegaran. Dewan Pinisepuh terdiri GKP Prisca Marina Mangkunegoro IX , GRAy Retno Satuti Yamin dan GRAy Retno Rosati Hudiono Kadarisman serta GRAy Retno Astrini. Ke empat anggota Dewan Pinisepuh itu punya hak dan kewenangan sama yakni untuk memilih siapa bakal Mangkunagoro X.

Adanya perubahan konfigurasi pemilih calon Mangkunegoro X itu ditanggapi beragam oleh tiga kandidat Mangkunegoro X yakni GPH Paundra Jiwa Suryanegara , GPH Bhre Cakrahutomo Wirasudjiwo dan Kanjeng Raden Mas Haryo Roy Rahajasa Yamin.
Sementara Walikota Solo yang kini bergelar Kanjeng Pangeran Gibran Rakabuming Widura Nagara mengatakan pihaknya optimis suksesi atau pergantian kepemimpinan di Pura Mangkunegaran peninggalan Pangeran Sambernyowo bakal berlangsung aman dan damai.

“Saya sudah menjalin komunikasi dengan orang dalam Mangkunegaran dan mendapat info kalau jalannya suksesi lancar , damai , aman,” ujar Kanjeng Pangeran Gibran Rakabuming Widura Nagara gelar barunya dari kraton Kasunanan Surakarta.
Sementara GPH Paundra Jiwa Suryanegara kepada KR mengatakan pihaknya melakukan laku prihatin jelang pengumuman suksesi di Pura Mangkunegaran.

BERITA REKOMENDASI