Soal Wahyu Keprabon Pura Mangkunegaran, Gusti Paundra Dapat Wangsit, Bhre dan Roy Pasrah

Editor: Agus Sigit

Paundra mengatakan sempat dijumpai ayahandanya dalam mimpi “Sampai dua kali perjumpaan dalam mimpi. Saya dengan ayahanda Mangkunegoro IX memang tergolong punya hubungan dekat. Sempat tukar- menukar tutup kepala mahkota berbentuk blangkon serta keris pusaka saat dalam prosesi adat semasa masih hidup beliau,” tutur Paundra.

Menjawab adanya pe rubahan konfigurasi Dewan Pinisepuh diubah Keluarga inti, Paundra mengatakan pihaknya tidak memasalahkan. Saya percaya Wahyu Keprabon di Pura Mangkunegaran hanya turun sesuai kehendak Tuhan Yang Maha Berkuasa. “Meski manusia melakukan rekayasa kalau Tuhan belum berkehendak ya tidak bisa,”ujar Paundra sembari menambahkan ayahandanya Mangkunegoro IX telah mengkader dirinya sejak dia duduk di bangku SMA saat itu gelarnya masih Gusti Raden Mas (GRM).

Sementara itu baik GPH Bhre Cakrahutomo dan KRMH Roy Rajasa memilih menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pinisepuh atau Keluarga Inti. “Kebetulan ibu saya GRAy Retno Satuti Yamin ikut sebagai anggota Dewan Pinisepuh.” ujar Kanjeng Roy panggilan akrab cucu Mangkunegoro sembari meambahkan pola suksesi melalui garis putra maupun cucu seperti saat suksesi Pangeran Sambernyowo atau Mangkunegoro I ke Mangkunegoro II yang nota bene cucunya adalah hal yang baik. (Hwa)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI