Sopir Bus AKAP Gasak Pikap di Sragen Terancam 1 Tahun Penjara

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) ‘Sugeng Rahayu’ yang menggasak mobil pikap di perempatan Pos Lantas Sragen, Minggu (22/08/2021) pagi, berpotensi ditetapkan tersangka. Akibat nekat ngeblong lampu merah dan menerobos barikade penyekatan, sopir bus nopol W 7063 UZ, Setyawan (37) asal Selomerto, Wonosobo itu bisa dijerat pasal pidana dengan ancaman maksimal 1 tahun.

“Kalau nanti memenuhi unsur dengan berdasarkan saksi-saksi dan bukti bukti yang kita kumpulkan, sopir Bus Sugeng Rahayu bisa kita jerat dengan pasal 311 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” papar Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto, kepada wartawan, Rabu (25/08/2021).

Mengacu pasal itu, jelas Irwan, ancaman hukumannya maksimal 1 tahun penjara dan denda 3 juta. Pasal itu dijeratkan karena pengemudi dengan sengaja membahayakan nyawa orang, barang atau kendaraan yang mengakibatkan orang luka-luka. Hal itu diperkuat dengan fakta bahwa pengemudi bus terlebih dahulu menerobos tiga barikade penutup jalan sebelum akhirnya kecelakaan usai ngeblong di perempatan Pos Lantas Sragen.

Tiga barikade yang diterobos itu masing-masing di pertigaan Pungkruk Sidoharjo, pertigaan Beloran Sine dan di simpang Harmoni Sragen. “Sebenarnya selama PPKM ini sudah kita beri barikade di jalur utama. Tapi pengemudi bus masih nekat menerobosnya,” jelas Irwan.

Meski demikian, untuk sementara, sopir masih diperiksa intensif oleh penyidik. Saat ini posisinya diamankan di Mapolres guna menjalani pemeriksaan. Irwan menyebut jika semua bukti dan keterangan saksi-saksi memperkuat, maka akan ditetapkan tersangka setelah dilakukan gelar perkara.

Ditambahkan Irwan, pihak kru bus yang lain (kenek dan kondektur) sebenarnya juga sudah mengingatkan ke sopir. Akan tetapi imbauan itu ternyata tak digubris dan sopir masih nekat menerobos barikade dan ngeblong lampu merah.

Seperti diberitakan, gara-gara ngeblong lampu merah dan melewati lajur lain, Bus Sugeng Rahayu itu menggasak pikap yang menyeberang di perempatan bangjo jalan Raya Sukowati tepat di perempatan Pos Lantas polisi Sragen Kota Minggu (22/8) pagi pukul 03.30 WIB.

Ada tiga korban dalam insiden tersebut. Mereka dari pengemudi dan penumpang pikap. Semua korban diketahui berasal dari Dukuh Banjarejo RT 19/7, Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Sragen. Mereka masing-masing pengendara pikap AD-1696-ZN, bernama Nur Susanto (42), penumpang pikap bernama Wakidi (57) dan penumpang lainnya bernama Wanti (54).

Kondisi ketiga korban mengalami luka. Sudah dievakuasi ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen untuk diobservasi. Sementara pengendara Bus Sugeng Rahayu bernopol W 7073 UZ, R Setiawan (37) warga Selomerto, Wonosobo, dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Sedangkan penumpang bus selamat. (Sam)

BERITA REKOMENDASI