Sragen Siapkan 5 Hektar untuk TPU Baru

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyiapkan lahan seluas 5 hektare di Dukuh Perno, Desa Jatitengah, Kecamatan Sukodono, untuk tempat pemakaman umum (TPU) yang baru. Lahan seluas itu diproyeksikan bakal menggantikan dua TPU lama yakni Manding dan Syarikat Islam (SI) yang sudah penuh.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Raden Suparwoto kepada wartawan Selasa (7/12) mengatakan, kondisi dua TPU di Sragen saat ini memang hampir penuh. Sehingga pemkab menyiapkan lahan baru untuk lokasi pemakaman umum. “Lahan seluas 5 hektare di Dukuh Perno sudah kami beli dan sertifikat atas nama Pemkab Sragen. Rencananya bakal dipersiapkan untuk TPU baru,” ujarnya.

Menurut Woto, penyediaan lahan baru untuk pemakaman itu didasari pada tingginya pertumbuhan penduduk di Sragen serta lokasi TPU lama sudah hampir penuh. “Tidak mungkin kalau hanya mengandalkan 2 TPU yang sudah ada tersebut. Apalagi pertumbuhan penduduk semakin tinggi,” jelasnya.

Lahan baru yang disiapkan tersebut, lanjut Woto, saat ini masih mentah berbentuk pegunungan. Direncanakan pada 2022 mendatang akan diratakan dengan metode cut and fill

dengan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar. “Kami targetkan lahan pemakaman baru ini bisa mulai dipakai pada 2023 setelah kita ratakan dan nantinya akan dibangun pagar sekelilingnya,” tandasnya.

Nantinya TPU baru yang diperkirakan mampu menampung hingga 10 ribu makam tersebut bebas mau dipakai siapa saja. Setiap warga Sragen boleh dimakamkan di lokasi tersebut dengan kompensasi sesuai Perda yakni Rp 150 ribu per 10 tahun. “Tidak ada biaya booking dan sebagainya. Pemakaman gratis, cukup membayar retribusi Rp 150 ribu/10 tahun,” tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI