Sragen Siapkan Dua Kota Satelit Baru

SRAGEN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen siap membangun kota satelit baru di Kecamatan Gemolong dan Sambungmacan. Disiapkan lahan lahan seluas 1.500 hektare di Gemolong dan 1.000 hektare di Sambungmacan untuk mewujudkan kota satelit baru tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen, Marijo kepada wartawan Selasa (2/1) mengatakan, sesuai revisi tata uang 2011-2031, Sragen akan mengembangkan dua kota satelit baru. Di wilayah barat dipilih Kecamatan Gemolong yang berbatasan dengan Boyolali dan wilayah timur di Kecamatan Sambungmacan yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur (Jatim).

Selain untuk pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, menurut Marija keberadaan kota satelit baru juga untuk mengantisipasi beroperasinya tol Solo-Kertosono (Soker). 

Alasan dipilihnya Gemolong sebagai kota satelit baru karena letaknya yang sangat strategis dekat dengan Kota Solo, Boyolali, Karanganyar dan Grobogan. Sehingga diharapkan nantinya bisa mengurangi kepadatan di Solo. 

Dijelaskan Marija, Gemolong nantinya bakal dibangun jalan lingkar baru empat lajur mulai dari SPBU Kragilan, Brangkal, Jatibatur, Tegaltuwo, Genengduwur, Peleman, Nganti, Purworejo hingga Doyong di Kecamatan Miri. Jalan lingkar dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan Gemolong dan pengembangan wilayah di sekitarnya. 

"Lahan di kawasan satelit nantinya ditawarkan kepada pengembang. Gemolong menjadi kawasan cepat tumbuh yang dilengkapi dengan mal atau pusat perbelanjaan, hotel dan tempat-tempat wisata serta perdagangan," jelasnya. 

Sementara untuk pusat industri nantinya akan ditempatkan di Kecamatan Kalijambe dan Sumberlawang dengan areal lahan yang disiapkan seluas 200 hektare. "Di kawasan itu jarang ada sawah karena kebanyakan ladang sehingga bisa dimungkinkan tata ruangnya," ujar Marija. (Sam)

BERITA REKOMENDASI