Sragen Terapkan Perizinan Digital

SRAGEN (KRjogja.com) – Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Sragen terus melakukan inovasi pelayanan perizinan. Terbaru, sudah diterapkan barcode dan tanda tangan digital untuk semua proses perizinan yang diajukan masyarakat. 

Pemanfaatan teknologi ini dilakukan untuk mempercepat proses perizinan dan menghindari pemalsuan dokumen. Selain itu agar pelayanan yang diberikan tidak terkendala alasan pejabat yang bersangkutan tidak ada di tempat. 

"Penerapan teknologi ini dimaksudkan agar tidak ada lagi alasan pejabat tidak bisa memberikan disposisi atau tanda tangan karena tidak di tempat. Pekerjaan itu tetap bisa dilakukan melalui ponsel dimanapun berada," tandas Kepala BPTPM Sragen Tugiyono, Minggu (18/09/2016). 

Menurut Tugiyono, penerapan 'barcode' sudah dilaksanakan di semua jenis perizinan yang dilayani. Sedangkan untuk tanda tangan digital masih dalam taraf uji coba. Untuk tanda tangan digital, saat ini masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup) yang masih dalam proses. Meski sebenarnya dalam Undang Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), penerapan tanda tangan digital itu diperbolehkan, tapi pihaknya menunggu terbitnya perbup. 

Ke depan, jelas Tugiyono, tidak menutup kemungkinan penerapan aplikasi seperti ini diterapkan di semua lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Sragen. Apalagi aplikasi berbasis android itu bisa diunduh dengan ponsel. "Masyarakat yang mengajukan permohonan perizinan juga bisa memantau proses perizinan melalui laman bptpm.sragenkab.go.id," tandasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI