Sragen Termiskin Keempat di Jateng

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN (KRjogja.com) – Angka kemiskinan di Kabupaten Sragen turun 0,88%, dari 14,78% pada 2014 menjadi 13,90% pada 2015. Posisi angka kemiskinan Sragen tersebut terbilang masih tinggi dan menduduki peringkat keempat dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Data tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto saat memberi sambutan dalam acara halalbihalal mahasiswa penerima beasiswa sintawati di Ruang Sukowati Sekretariat Daerah (Setda)Sragen, beberapa waktu lalu. Turunnya angka kemiskinan itu diakuinya sebagai keberhasilan atas berbagai program yang digagas Pemkab Sragen.

Menurut Tatag, beberapa program tersebut di antaranya pemberdayaan masyarakat, bantuan ternak, dan program lain yang memicu inisiatif masyarakat untuk memperbaiki taraf hidup. "Kondisi kemiskinan memang masih menjadi pekerjaan rumah pemkab. Ketika angka kemiskinan menurun belum berarti kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin ikut turun. Apalagi Sragen masih menduduki peringkat empat termiskin di Jateng," ujarnya.

Dijelaskan Tatag, persoalan ketimpangan sosial juga menjadi pekerjaan rumah Pemkab Sragen. Sekda mengajak generasi muda agar membangun jiwa dan badannya seperti yang diamanatkan para pendiri bangsa dalam lagu Indonesia Raya. "Kami berharap angka kemiskinan Sragen di bawah nasional dan di bawah Jawa Tengah. Setidaknya kami terus berupaya menekan angka kemiskinan," jelasnya.

Sementara, Kepala Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen, Suyadi mengatakan, untuk mengatasi ketimpangan sosial UPTPK menyajikan data yang akurat agar program pemerintah tepat sasaran dan kesejahteraan keluarga miskin meningkat. Dia melihat ketimpangan sosial itu disebabkan oleh kurangnya kepedulian si kaya kepada si miskin. "Kalau ada kepedulian sosial, saya kira ketimpangan sosial bisa ditutup," tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI