Stok Elpiji ‘Melon’ Mencukupi

KARANGANYAR (KRjogja.com) –  Persediaan barang kebutuhan pokok diprediksi cukup menyuplai permintaan konsumen dalam momentum pergantian tahun dan natal mendatang. Kebutuhan itu meliputi pangan dan energi. 

"Angka inflasi 2,6 hingga akhir November termasuk tidak terlalu tinggi. Semoga di Desember masih terkendali. Yang bisa memacu kenaikannya seperti cabai dan telur ayam, sudah diantisipasi dengan penambahan pasokan,” ujar Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkab Karanganyar, Timotius Suryadi kepada KRjogja.com, Kamis (22/12/2016). 

Jenis barang tidak awet penyimpanan biasanya langsung terjual habis. Beberapa diantaranya pemicu inflasi seperti sayuran. Lantaran tidak tahan lama disimpan, sehingga minim potensi penimbunan. Tak kalah penting, hambatan distribusi barang pemicu inflasi perlu dieliminasi. Adapun pengamanan stok barang tertuju komoditas beras, daging ayam, cabai rawit, minyak goreng, bawang, gula pasir, sayuran, buah dan jasa angkutan orang. 

Berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) di agen elpiji, SPBU dan kantor PLN, Rabu (21/12), Sekda Samsi memastikan pasokan energi mencukupi kebutuhan sampai akhir tahun. Tim inspeksi juga menakar kualitas barang bersubsidi itu secara acak. 

"Masyarakat yang bepergian di Karanganyar jangan khawatir kehabisan BBM (bahan bakar minyak), karena Pertamina sudah berpengalaman melayani. Selama tidak ada kejadian luar biasa, pasokan normal pasti mencukupi. Sedangkan untuk elpiji, stok tabung melon asalkan dipakai secara wajar dan tepat sasaran, juga tidak akan menimbulkan gejolak,” katanya.  (R-10)

BERITA REKOMENDASI