Stroke dan Jantung Pembunuh Nomer Satu

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN (KRjogja.com) – Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengingatkan masyarakat Sragen terus meningkatkan pola hidup sehat. Ancaman berbagai penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, hipertensi, kolesterol dan diabetes yang makin meningkat harus disiasati dengan hidup sehat dan olahraga.

"Sekarang ini ancaman penyakit tidak menular justru lebih tinggi dibanding penyakit menular. Penyakit seperti stroke jantung dan yang lain sudah tidak mengenal usia lagi dan menjadi pembunuh utama. Makanya kita semua harus selalu menerapkan pola hidup sehat," ujar Yuni dalam acara sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di aula Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Rabu (21/12/2016).

Menurut Yuni, selain pola makan yang harus dijaga, masyarakat juga harus menggiatkan olahraga. Setidaknya setiap hari harus melakukan olahraga rutin minimal 15 menit. "Seperti saya, selalu mengajak anak-anak dan suami untuk treadmill rutin setiap hari. Meskipun pulang kerja sudah capek, pasti tetap disempatkan olahraga," jelasnya.

Satu hal yang tidak kalah penting dalam menjaga pola hidup sehat, jelas Yuni, adalah dengan tidak merokok. Kendati hal itu pasti sulit dilakukan, setidaknya jangan merokok di tempat-tempat umum. "Saya juga menyadari pasti sulit untuk berhenti merokok, lha suami saya juga masih perokok. Tapi setidaknya buat komitmen untuk tidak merokok di rumah atau di depan anak-anak," tandas Yuni yang juga seorang dokter ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, Hargiyanto menambahkan, sosialisasi Germas yang digelar ini adalah program pemerintah untuk membiasakan hidup sehat. Berbagai penyakit tidak menular akibat salah pola makan saat ini menjadi ancaman utama. "Gaya hidup, pola makan dan olahraga merupakan tujuan utama sosialisasi ini. Kami hanya ingin mengingatkan bahwa penyakit stroke, jantung atau diabetes bisa mengancam siapa saja, tidak pandang usia," tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI