Sudah Boleh Buka, Aktivitas Pasar Tradisional Belum Normal

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Aktivitas di pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo saat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Virus Corona belum sepenuhnya normal. Sebab masih banyak kios dan los tutup. Pedagang sengaja menutup sementara usahanya karena sepinya pembeli. Pasar tradisional sendiri sudah diperbolehkan beroperasi dengan pembatasan ketat sesuai Instruksi Bupati Sukoharjo Nomor 6 Tahun 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Iwan Setiyono, Jumat (30/7) mengatakan, pasar tradisional sudah diperbolehkan buka atau kembali beroperasi disaat perpanjangan PPKM Level 4 Virus Corona. Pedagang juga dipersilahkan menggelar dagangannya kembali setelah sebelumnya sempat tutup.

Pasar tradisional dibuka kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab kondisi sekarang kasus positif virus Corona masih tinggi. Pengetatan seperti dilakukan dengan pembatasan jumlah pengunjung. Selain itu pedagang juga diwajibkan mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah terus memantau kondisi di pasar tradisional. Hasilnya diketahui aktivitas pedagang belum sepenuhnya normal. Pedagang masih menutup sementara usah dagang karena sepinya pembeli. Hal itu terlihat dari banyaknya kios dan los tutup. Selain itu juga dilihat dari merosotnya pengunjung.

“Pasar tradisional sudah boleh buka setelah sempat tutup sementara. Meski sudah diperbolehkan buka tapi aktivitas belum sepenuhnya normal. Banyak pedagang menutup kios dan los karena sepi pembeli. Selain itu jumlah pengunjung juga menurun,” ujarnya.

Ketatnya penerapan protokol kesehatan menjadi penyebab menurunnya jumlah pengunjung. Sebab Pemkab Sukoharjo menerapkan pembatasan jumlah pengunjung demi mencegah penyebaran virus Corona. Selain itu penyebab lainya karena adanya penyekatan berupa penutupan akses jalan disejumlah titik. Hal itu berdampak pada kesulitan masyarakat mengakses jalan menuju ke pasar tradisional.

“Kondisi disemua pasar tradisional hampir sama. Perdagangan menurun sejak PPKM Darurat Virus Corona dan PPKM Level 4 hingga perpanjangan PPKM Level 4,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI