Sudah Zona Oranye, Pemkab Sukoharjo Terus Berusaha Turunkan Status Dengan Disiplin Prokes

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo turun status dari sebelumnya zona oranye atau risiko sedang penyebaran virus Corona menjadi kuning atau rendah. Penurunan juga terjadi pada tingkat desa dan Kabupaten Sukoharjo menjadi zona oranye. Penurunan status terus menjadi target Pemkab Sukoharjo dengan tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (31/8) mengatakan, data per 29 Agustus 2021 diketahui penurunan status terkait virus Corona terus terjadi baik ditingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan. Penurunan terjadi setelah kasus virus Corona juga mengalami penurunan signifikan. Penurunan status seperti terlihat ditingkat kabupaten dimana sebelumnya Kabupaten Sukoharjo berstatus zona merah dan sekarang turun menjadi oranye.

Penurunan juga terlihat pada status ditingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Tercatat sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo sekarang berstatus zona kuning. Sebelumnya ada beberapa kecamatan masuk zona oranye. Sedangkan ditingkat desa dan kelurahan juga sama ada penurunan status menjadi zona oranye.

“Penurunan status terus menjadi target Pemkab Sukoharjo dengan tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, jumlah kasus kumulatif positif virus Corona sampai dengan 29 Agustus 2021 yang berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 14.257 kasus. Rinciannya, konfirmasi positif virus Corona dengan gejala jumlah ditemukan 9.397 kasus atau bertambah 689 kasus, jumlah kasus aktif 531 kasus terdiri dari rawat inap 102 kasus, isolasi mandiri 405 kasus, rumah terpusat 24 kasus. Jumlah meninggal 1.190 kasus atau bertambah 419 kasus dengan detail kumulatif meninggal paska sinkronisasi 1.190 kasus, kasus kematian lama sampai dengan Minggu lalu 771 kasus, kasus kematian sinkronisasi Minggu ini 372 kasus, kasus kematian riil Minggu ini 47 kasus. Jumlah sembuh 7.676 kasus atau bertambah 438 kasus.

Konfirmasi positif virus Corona tanpa gejala jumlah ditemukan 3.849 kasus atau bertambah 46 kasus, jumlah kasus aktif 55 kasus terdiri dari isolasi mandiri 49 kasus, Merc Rumah Sakit UNS 3 kasus, asrama haji Donohudan 3 kasus. Jumlah meninggal dunia 3.794 kasus atau bertambah 48 kasus.

Data suspek jumlah ditemukan 1.792 kasus, jumlah kasus aktif 206 kasus terdiri dari isolasi mandiri 15 kasus, rawat inap rumah sakit 191 kasus, jumlah meninggal 27 kasus, jumlah selesai isolasi 778 kasus. Bukan kasus virus Corona sebanyak 781 kasus dengan penjelasan, jumlah hasil swab negatif 771 kasus dan jumlah dengan diagnosa akhir penyakit lain 10 kasus.

BERITA REKOMENDASI