Sukoharjo Pertahankan Status Oranye, Misi Zona Hijau Secepatnya

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro efektif menekan kasus virus Corona. Sebab Kabupaten Sukoharjo berhasil dalam waktu cukup lama menurunkan status zona merah atau risiko tinggi dan mempertahankan status zona oranye atau risiko sedang penularan virus Corona. Penekanan terus dilakukan sampai ditingkat RT/RW agar status zona hijau secepatnya berhasil didapat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (24/2) mengatakan, PPKM Mikro efektif menekan kasus virus Corona di Sukoharjo. Sebab perkembangan terakhir diketahui angka penurunan kasus virus Corona dan status zona tetap oranye. Kondisi tersebut akan terus ditingkatkan agar status zona hijau secepatnya bisa didapat.

“Pengetatan berupa pembatasan dan disiplin protokol kesehatan selama PPKM Mikro sangat efektif menekan kasus virus Corona. Kabupaten Sukoharjo sendiri tetap berstatus zona oranye. Apabila kasus terus menurun bukan tidak mungkin status zona hijau secepatnya bisa didapat,” ujarnya.

Pada penerapan PPKM Mikro semua pihak bersatu melawan penyebaran virus Corona. Pengetatan dilakukan sampai ditingkat paling bawah RT/RW berupa penerapan disiplin protokol kesehatan kepada semua warga. Hal itu juga didukung penerapan PPKM Mikro ditingkat desa, kelurahan, kecamatan dan kabupaten.

“Apabila disiplin protokol kesehatan secara ketat sudah muncul dari kesadaran setiap orang maka virus Corona di Sukoharjo bisa segera hilang. PPKM Mikro ini tetap akan kami maksimalkan,” lanjutnya.

Yunia menjelaskan, data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo per 21 Februari 2021 diketahui jumlah kumulatif kasus virus Corona di Sukoharjo sebanyak 5.480 orang. Rinciannya, kasus terkonfirmasi positif virus Corona dengan gejala sebanyak 2.420 orang atau bertambah 100 kasus, jumlah kasus aktif 297 orang dengan rincian 156 orang rawat inap dan 141 orang isolasi mandiri. Selain itu dari data juga diketahui ada 314 orang meninggal dunia atau bertambah 18 orang dan jumlah kasus sembuh ada 1.089 orang atau bertambah 114 orang.

Data terkonfirmasi positif virus Corona tanpa gejala 2.098 orang atau bertambah 45 orang dengan jumlah kasus aktif 56 orang. Rinciannya, 56 orang menjalani isolasi mandiri dan 2.042 orang sembuh atau bertambah 54 orang.

BERITA REKOMENDASI