Sukoharjo Pertahankan Status Oranye, Misi Zona Hijau Secepatnya

Editor: KRjogja/Gus

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga mencatat data suspek ada 1.579 orang atau berkurang 12 orang dengan jumlah kasus aktif 170 orang. Rinciannya, 16 orang isolasi mandiri, 154 orang rawat inap di rumah sakit, 27 orang meninggal dunia, 775 orang selesai isolasi mandiri, bukan positif virus Corona 607 orang dengan rincian 597 orang hasil swab negatif dan 10 orang diagnosa penyakit lain.

Kasus kontak erat diketahui secara akumulasi ada 10.969 orang. Rinciannya, 2.874 orang isolasi mandiri dan 8.154 orang selesai pemantauan.

“Angka kasus kematian secara akumulasi 6,9 persen dan sembuh 85,2 persen,” lanjutnya.

Yunia menambahkan, percepatan penanganan kasus positif virus corona di Kabupaten Sukoharjo dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dengan melibatkan semua pihak hingga tingkat RT/RW. Dimasing masing desa dan kelurahan hingga RT/RW sudah terdapat petugas dan posko pengawasan. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas warga mematuhi protokol kesehatan.

Petugas akan memberikan teguran langsung terhadap pelanggar protokol kesehatan apabila menemukan warga tidak memakai masker. Petugas juga membantu melakukan pengawasan terhadap warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. Warga tersebut dilarang keluar rumah dan bertemu dengan orang lain sebelum dinyatakan sehat oleh dokter.

“Kondisi sekarang masih penerapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona dan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Jadi pengetatan protokol kesehatan dilakukan sampai tingkat RT/RW,” lanjutnya.(Mam)

BERITA REKOMENDASI