Sukseskan Proyek Kereta Cepat, PT KCIC Kerjasama dengan UNS

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – Pembebasan lahan jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 Km kini nyaris tuntas. Masih ada beberapa titik yang harus dilakukan perbaikan untuk menghindari adanya belokan tajam. Diperkirakan sampai bulan ini pekerjaan konstruksi kereta cepat impian Presiden Joko Widodo sudah diselesaikan 60 persen. Kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini menurut rencana akan beroperasi pertengahan 2022.

“Sekarang pembebasan lahan hampir rampung. Masih ada sedikit yang perlu diperbaiki. Karena kereta cepat harus tidak ada belokan tajam,” jelas Candra Dwiputra, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (28/9)

Jakarta-Bandung sepanjang 142 Km ditempuh sekitar 30 menit. Proyek strategis itu akan menelan biaya Rp 90 triliun. “Nilai investasi tidak hanya untuk konstruksi. Sebesar 20 persen untuk pembebasan lahan,” tutur Chandra usai penandatangan MoU dengan rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho.

Setelah pembebasan lahan usai akan diikuti pekerjaan konstruksi yang lain, kemudian pemasangan rel, supply power tenaga listrik, persinyalan hingga pengadaan kereta cepat. Sebelumnya akan ada training sumber daya manusia (SDM) yang akan mengoperasikan kereta cepat.

UNS

BERITA REKOMENDASI