Sumber APBD, Insentif Nakes RSUD Karanganyar Rp 2 Miliar

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – RSUD Kabupaten Karanganyar menghitung kebutuhan insentif tenaga kesehatan dan dokter yang menangani pasien Covid-19 Rp 2 miliar. Sumber pembiayaannya diusulkan dari APBD 2020.

Direktur RSUD Karanganyar Cucuk Heru Kusumo mengatakan calon penerima insentif diantaranya dokter, perawat hingga petugas kebersihan di bangsal perawatan pasien Covid-19. Di RSUD, pegawainya terbagi di wilayah kerja zona merah, menengah, ringan, zona kuning dan tidak berisiko. Mereka diusulkan memperoleh insentif dengan besaran disesuaikan risiko kerjanya.

“Ada 600 lebih yang bekerja di RSUD. Mereka ada yang memegang surat penugasan terkait penanganan pasien Covid-19 di RSUD. Klasifikasinya kompleks. Misalnya pada gradasi pertama kelas jabatan tenaga medis, ahli keperawatan dan sebagainya. Sudah ada pegangan Perbup terkait hal itu. Di zona merah tua, dokter maupun perawat diusulkan memperoleh 100 persen insentif,” kata Cucuk kepada wartawan di RSUD Karanganyar, Kamis (11/6/2020).

BERITA REKOMENDASI