Sumur Berhenti Semburkan Gas, Warga Masih Berdatangan

SRAGEN (KRjogja.com) – Sumur pantek yang menyemburkan gas dan air di Dukuh Randukuning, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen akhirnya berhenti bergejolak. Bau gas yang menyeruak hidung dan semburan air sudah tidak nampak lagi, Senin (7/11/2016).

Baca: Sumur ini tiba-tiba semburkan gas

Kendati demikian, masih banyak warga yang berduyun-duyun dan penasaran ingin melihat dari dekat terkait sumur bor sedalam 90 meter tersebut. Salah satu pekerja pengeboran sumur, Supri Hartono mengatakan semburan gas dan air mulai surut pada Minggu (6/11/2016) malam. Lumpur bercampur air dan gas berangsur-angsur menghilang.

Supri mengaku masih menunggu kajian dari ESDM terkait keberadaan sumur bor tersebut. Mulai dari kandungan air hingga gas yang dikhawatirkan berbahaya bagi warga sekitar. "Intinya sudah tidak nyembur lagi, tapi kami masih nunggu penelitian dari ESDM," ujarnya.

Sementara itu,  Kabid Pengairan, Pertambangan dan Energi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Subagiyono menyampaikan tim dari ESDM sudah mengecek lokasi. Namun sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan. "Timnya sudah kesana, tapi saya belum dapat laporan hasilnya bagaimana," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Masaran AKP Mujiono menambahkan, meskipun sumur bor tersebut sudah tidak mengeluarkan lumpur bercampur gas lagi, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Muspika setempat terkait penanganan sumur bor tersebut. Dirinya tidak ingin, pengoperasian sumur bor tersebut justru membahayakan warga sekitar. "Nanti kami akan koordinasi dengan Pak Camat. Kalau soal garis polisi, masih dipasang untuk menghindari adanya korban," tandasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI