Surat Peringatan Tak Digubris, 35 Kios Disegel

SOLO, KRJOGJA.com – Sebanyak 35 unit kios di shelter Pedagang Kaki Lima (PKL) Stadion Sriwedari, disegel Dinas Perdagangan (Disdag), Rabu (12/07/2017) karena selama enam bulan terakhir lapak semi permanen yang diberikan secara gratis itu, tak juga dimanfaatkan. 
Saat penyegelan dilakukan, tak satu pun pedagang yang terkena sanksi berada di lokasi, sebab mereka selama ini memang membiarkan gerobag serta peralatan berdagang mangkrak, hingga menimbulkan kekumuhan.

Kepala Seksi (Kasi) Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), Disdag, Didik Anggono, menjawab wartawan, di balaikota, Rabu (12/7) mengungkapkan, sebelum penyegelan dilakukan, para pemilik kios diberikan surat peringatan hingga tiga kali, namun tak ada tanggapan sama sekali. 

"Tindakan ini sesuai dengan aturan sebagaimana diamanatkan pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pedagang Kaki Lima (PKL), serta Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 17b tahun 2012 tentang petunjuk pelaksana (Juklak) Perda Nomor 3 Tahun 2008." 

Sesuai aturan main, kata Didik pedagang sebenarnya hanya diberikan waktu selama tiga bulan untuk menempati kios yang dibangun atas biaya Corporate Social Responsibility (CSR) bank milik negara. Namun hingga tiga bulan sejak shelter dioperasikan pertengahan November 2016 silam, mereka tak juga memanfaatkan kios sebagaimana mestinya. (Hut) 

BERITA REKOMENDASI