Tak Ada Tempat bagi Kelompok Intoleran di Wilayah Polda Jateng

SOLO, KRJOGJA.com – Kapolda Jawa Tengah ( Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan wilayah hukum Polda Jateng tidak ada toleransi bagi kelompok intoleran.

“Termasuk kasus intoleran pembubaran acara adat midodareni di Pasar Kliwon, Solo diusut tuntas , sudah ada lima pelaku diamankan dan empat diantaranya telah ditetapkan menjadi tersangka. Pelaku lain saya himbau menyerah kalau bandel bakal ditindak tegas,” tegas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat melakukan kunjungan ke Solo, Rabu (12/8/2020).
Menurut Kapolda Jateng didampingi Wadir Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Dicky Patria Negara Polda Jateng di back up Mabes Polri sudah mengantungi nama- nama para pelaku yang kini berstatus buron.
Seperti diketahui, polisi telah mengamanan lima orang, BD, MM, MS, ML, dan RM.

Menurut Kapolda Jateng , empat diantaranya sudah dijadikan tersangka.
Sementara itu, sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari kelima terduga pelaku antara lain batu, kayu, sepeda motor dan mobil. “Peran mereka macam-macam. Itu sudah kita dalami satu satu. Yang menggunakan alat ada, yang melempar ada, dan yang memprovokasi juga ada,” papar Kapolda.

BERITA REKOMENDASI