Tak Lama Lagi Mojogedang dapat Sambungan Air Bersih Senilai Rp 3 Miliar

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJOGJA.com- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar membangun jaringan penyalur air bersih sepanjang 8,1 kilometer di wilayah Kecamatan Mojogedang. Nilai investasinya Rp 3 miliar.
Dirut PDAM Tirta Lawu Prihanto mengatakan ekspansi wilayah layanan air bersih di wilayah tersebut potensial. Selama ini, warga di wilayah Mojogedang yang belum tersambung pipa air PUDAM, terpaksa membeli air secara eceran maupun menggali sumur. Padahal dua cara tersebut lebih boros.
“Baru sekarang modalnya terkumpul. Kemudian mulai membangun pipa transisi. Panjang jaringan pipa mencapai 7,5 km dari area kota kecamatan sampai pertigaan Surabaya, plus 600 meter ke arah barat,” jelasnya kepada wartawan saat mengecek saluran pipa di Mojogedang, Sabtu (14/8/2021).
Nilai investasi Rp 3 miliar untuk pengadaan pipa distribusi dan transisi.
Jaringan pipa yang dibangun, menurut Prihanto, bisa untuk melayani 2.200 pelanggan yang tersebar di empat hingga enam desa.
Saat ini, perusahaan plat merah tersebut sedang mendata calon pelanggan yang akan dilayani mulai tahun depan, dengan prioritas masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Biaya penyambungannya Rp 550 ribu per pelanggan.
“Masyarakat yang rumahnya dilewati jaringan pipa transisi silakan mendaftar. Pendaftaran calon pelanggan akan ditutup Oktober mendatang,” ujarnya.
Prihanto menambahkan, air bersih yang akan dialirkan ke pelanggan di Mojogedang berasal dari mata air Kecobor di wilayah Ngargoyoso.
“Karena dari mata air Gunung Lawu, air tidak diolah melalui reservoir. Jadi air murni dialirkan ke jaringan pipa,” imbuhnya.
Rencananya, warga di kecamatan tersebut akan menikmati layanan air bersih dari perusahaan milik Pemkab Karanganyar tersebut mulai tahun 2022. (Lim) 

BERITA REKOMENDASI