Tak Pakai Masker di Ruang Publik, Dihukum Pushup

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Razia masker kembali menjaring 100 lebih pelanggar aturan kenormalan baru itu di Taman Pancasila dan Alun-alun kota, Sabtu malam (25/7). Aparat gabungan mendapati mereka abai masker saat sedang menikmati keramaian.

Kepala Satpol PP Karanganyar Yophie Eko Jatiwibowo mengatakan toleransi abai protokol kesehatan sudah habis di dua lokasi itu. Saatnya petugas menindak demi kebaikan bersama. “Di Taman Pancasila, ada pedagang yang tidak pakai masker. Kami minta lapaknya tutup dan pulang saja. Kalau di alun-alun pedagang tertib. Hanya saja pengunjungnya yang abai,” katanya kepada wartawan usai operasi masker.

Di Taman Pancasila, ia mendapati 30 orang abai masker dan Alun-alun Karanganyar 70 orang. Aparat mengumpulkannya kemudian menyebut kesalahannya. Alasan lupa membawa tidak membuat petugas berhenti beri sanksi. Para pelanggar kawasan wajib masker itu dihukum menghafal pancasila, menyanyi lagu kebangsaan dan pushup bagi remaja. Sebelumnya, identitas mereka dicatat.

“Harus berjanji pakai masker kemana saja. Ini cara paling mudah mencegah penularan Covid-19. Kalau kembali terjaring razia, namanya sudah kelewatan. Akan disita KTP-nya,” katanya. Razia masker bakal intens dilakukan tiap akhir pekan atau di keramaian.

BERITA REKOMENDASI