Tak Sesuai Aturan yang Disepakati, APK Paslon dan Timses Diberangus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Tim gabungan penertiban alat peraga kampanye (APK) menurunkan baliho, bendera, poster dan atribut kampanye politik lainnya yang dipasang menyalahi aturan. Penertiban kali ini sekaligus menegaskan aturan baku pemasangan APK.

Tim dari Panwaslu, KPU, Satpol PP dan Dinas Perhubungan meluncur ke dua rute jalan protokol mulai alun-alun kota ke timur dan barat. Di alun-alun, sebuah baliho bergambar calon bupati nomor urut 2, Juliyatmono-Rober Christanto diturunkan. Baliho dua muka itu menayangkan pula gambar keduanya dengan tokoh organisasi masyarakat (ormas). Digunakan mobil hidrolik untuk menurunkan poster yang berada di ketinggian belasan meter itu. Sedangkan APK yang dipasang di level normal diambil secara manual.

“Sesuai hasil rapat bersama KPU, Panwas, timses paslon dan Pemkab, seluruh APK yag tidak sesuai dengan desain, gambar dan ukuran baku, akan dicopot. Ini sesuai kesepakatan bersama,” kata Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa Esye kepada wartawan di sela penertiban.

APK tak sesuai ketentuan baku itu dibersihkan dari jalanan jelang pemasangan dari KPU. Penting diketahui, penyelenggara pemilu memfasilitasi pemasangan APK serta membuka kesempatan pemasangan mandiri oleh paslon dan timsesnya asalkan berdesain baku.

“Dibagi dua tim penertiban. Satu dari kota sampai Palur (barat) dan kota sampai Karangpandan (timur),” katanya.

Sedangkan penertiban APK di luar itu menjadi tanggung jawab Panwas kecamatan bersama pemcam setempat. Tak terkecuali, penurunan gambar bupati dan wakil bupati Karanganyar petahana yang berisi sosialisasi program daerah. Seperti diketahui, Juliyatmono dan Rohadi Widodo kini mengambil cuti dari posisi kepala daerah usai keduanya nyalon bupati Karanganyar 2018. Dalam penertiban itu, timses paslon juga diminta menurunkan sendiri atributnya.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho mengatakan fasilitas sosialisasi paslon, diantaranya baliho berukuran 3×4 meter masing-masing lima untuk setiap paslon yang dipasang di lima titik di wilayah Karanganyar. Lalu umbul-umbul berukuran 1×4 meter masing-masing sebanyak 20 buah untuk setiap paslon, untuk dipasang di 20 titik di setiap kecamatan. Kemudian bahan kampanye yang diterima masing-masing paslon sebanyak 700 ribu.

“Paslon dan timses boleh memasang sendiri asalkan desainnya baku seperti yang disepakati bersama. Jumlahnya maksimal 1,5 kali dari fasilitas KPU dan maksimal di tujuh titik. Pengadaan hampir selesai,” katanya.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato mengatakan penertiban APK ini kali kedua secara bersama-sama di tingkat kabupaten.

“Sebenarnya dari kecamatan juga meminta bantuan Satpol menurunkan APK,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI