Tali Asih Korban Bencana Alam, Kendaraan Tak Dijamin

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kerusakan aset bergerak seperti mobil dan sepeda motor akibat bencana alam sulit diberi tali asih bersumber APBD. Bantuan berkategori rusak ringan, sedang dan berat hanya tertuju hunian terdampak buruk bencana alam.

"Sementara ini, Perbup hanya mengatur pemberian tali asih untuk korban rumah rusak karena longsor, angin puting beliung maupun kebakaran. Sedangkan mobil atau sepeda motor rusak tertimpa pohon saat angin kencang, belum bisa diberi bantuan. Meskipun itu sekadar tali asih,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno.

Berdasarkan prosedur standar penanganan korban bencana alam, petugas BPBD diterjunkan ke lokasi untuk mendata kerusakan. Untuk kerusakan hunian, akan dihitung nilai kerugian materi dan dimasukkan ke kategori rusak ringan, sedang atau berat. Kemudian, petugas memberi bantuan logistik berupa bahan makanan ke korban. 

Laporan tersebut diolah menggunakan Perbup no 20 tahun 2016 tetang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Bantuan Keuangan dan Bantuan Kebutuhan Dasar pada Situasi Darurat Bencana. BPBD biasanya mengumpulkan calon penerima tali asih untuk menerima bantuan keuangan bersumber APBD itu. Untuk korban kategori rusak ringan menerima Rp 1 juta-Rp 1,5 juta, rusak sedang Rp 3 juta dan rusak berat Rp 5 juta.

Di sisi lain, hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (6/2) sore menumbangkan pepohonan di wilayah Kecamatan Kerjo. Pohon jati di halaman Masjid Al Fattah, Dukuh Tegalrejo, Desa Kuto tumbang dan menimpa kabel listrik. Kabel itu menarik dua tiang listrik yang berada di halaman rumah warga bernama Sularto sampai tumbang. Salah satunya menimpa mobil Isuzu Panther AD 9121 YD yang kebetulan lewat jalan depan rumahnya. 

Beruntung sopir asal Kwadungan, Kerjo, Narmanto (47) bersama istri dan anaknya tak mengalami luka berarti. Kerugian materi diperkirakan Rp 10 juta akibat atap mobil yang penyok. Usai dilaporkan ke Polsek Kerjo, selanjutnya anggota bersama relawan BPBD, FKPB Kecamatan Kerjo, PLN dan warga masyarakat melakukan evakuasi mobil tertimpa tiang listrik. (Lim)

BERITA REKOMENDASI