Tambang Capjiki Meninggal Mendadak, Warga Tak Berani Mendekat

Editor: Agus Sigit

SRAGEN, KRjogja.com – Warga Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen, geger setelah seorang warga setempat ditemukan meninggal mendadak, Rabu (1/9) malam. Korban diketahui bernama Sugimin (56), pria yang sehari-hari diketahui berjualan kupon judi capjiki, ditemukan tak bernyawa di teras rumah salah satu warga berinisial D, yang tak jauh dari rumah korban.

Di teras rumah yang dijadikan lapak capjiki itu, sehari-hari memang digunakan untuk berjualan kupon capjiki oleh korban. Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan meninggal sekitar pukul 19.30 WIB. Saat ditemukan, posisi korban tergeletak terlentang di atas kursi memanjang.

Di dekatnya terdapat kupon penjualan capjiki. Kabar yang beredar, korban meninggal sesaat setelah melayani penjualan kupon capjiki. “Tadi ditemukan sudah meninggal tergeletak di kursi. Sehari-hari memang orangnya kalau jualan nomor tidak pakai masker,” papar Joko, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Sebelumnya, korban diketahui sempat mengeluh agak kurang enak badan. Sempat ada yang mengeroki, sejurus kemudian korban menggelegak dan ternyata saat dicek sudah tidak bernyawa.

Kematian Sugimin sontak membuat warga ketakutan. Tidak ada yang berani mendekat. Semua warga di sekitar hanya memandang dari jarak kejauhan. Tak lama berselang, tim Polsek Tanon berikut Inafis Polres Sragen dan Puskesmas setempat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 20.00 WIB. Tim sempat melakukan pemeriksaan fisik terhadap jenazah korban.

Sempat pula dilakukan swab antigen terhadap korban sebelum jenazahnya dievakuasi ke ruang jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

BERITA REKOMENDASI