Tambang Capjiki yang Tewas Ternyata Positif Covid-19

Editor: Agus Sigit

SRAGEN, KRjogja.com – Kematian mendadak Sugimin (56), tambang judi Capjiki yang menggegerkan warga Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen, Rabu (1/9) malam menyisakan fakta baru. Hasil tes swab antigen yang dilakukan petugas pada korban, ternyata menunjukkan hasil positif terpapar Covid-19.

“Tadi sempat dilakukan swab antigen oleh petugas Puskesmas. Hasilnya korban diketahui positif Covid-19. Makanya jenazah langsung dibawa ke RSUD Sragen sebelum dimakamkan dengan protokol covid,” ujar Kapolsek Tanon, AKP Primadhana Bayu Kuncoro , Rabu (1/9) malam.

Korban yang sehari-hari diketahui berjualan kupon judi Capjikie itu sebelumnya ditemukan tergeletak tak bernyawa di teras rumah salah satu warga berinisial D. Di teras yang dijadikan lapak itu, menurut warga sehari-hari digunakan untuk berjualan kupon capjiki oleh korban.

Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan meninggal sekitar pukul 19.30 WIB. Saat ditemukan, posisi korban tergeletak terlentang di atas kursi memanjang. Di dekatnya terdapat kupon penjualan capjiki. “Tadi ditemukan sudah meninggal tergeletak di kursi. Sehari-hari memang orangnya kalau jualan nomor tidak pakai masker,” papar Joko, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Sebelumnya, korban diketahui sempat mengeluh agak kurang enak badan. Sempat ada yang mengeroki, sejurus kemudian korban menggelegak dan ternyata saat dicek sudah tidak bernyawa.

Tim Polsek setempat dibantu pihak Pukesmas sempat melakukan swab antigen terhadap korban sebelum jenazahnya dievakuasi ke ruang jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. (Sam)

BERITA REKOMENDASI