Tarif Uji Ranmor di Wonogiri Naik 100 Persen

WONOGIRI , KRJOGJA.com – Pemkab Wonogiri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menaikkan tarif retribusi pengujian kendaraan bermotor (Ranmor) hingga 100 persen mulai Kamis (01/02/2018). 

Dishub berkilah,  selama ini  tarif retribusi pengujian kendaraan bermotor di daerahnya masih  terendah di wilayah Subosukowonosraten (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten)

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri Ismiyanto SH MM, kenaikan tarif ini berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 01 tahun 2018 tentang perubahan kedua tarif retribusi pada Perda No 1 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum di Kabupaten Wonogiri. 

"Memang ada beberapa jenis retribusi dimana ada yang naik Rp 10 ribu tapi ada juga yang naik Rp 50 ribu atau sebesar 100 persen," kata Ismiyanto, Rabu (30/1) siang, sembari memberi contoh retribusi pengganti buku uji hilang yang selama ini dikenai Rp 50 ribu mulai 1 Februari 2018 harus membayar Rp 100 ribu.

Menjawab pertanyaan wartawan, disebutkan lsmiyanto, pemasukan retribusi uji kendaraan bermotor di Wonogiri tahun 2017 lalu hanya teralisasi Rp 629.809.000 padahal  ditargetkan Rp 630 juta. "Target tersebut akhirnya terlampaui karena kita mendapat income dari uang denda sebanyak Rp 9,9 juta lebih," terang Kadishub. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI