Tatanan Normal Baru Makin Sulit Bagi Santri

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Ketentuan kembali menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik pondok pesantren di masa pandemi Covid-19 tidak sederhana. Kementrian Agama (Kemenag) mengatur secara ketat mulai santri mempersiapkan perjalanan ke ponpes sampai keperluan pribadi yang tak boleh dipinjampakaikan antarsantri.

Kepala Kantor Kemenag Karanganyar Wiharso mengatakan draft protokol santri kembali ke ponpes telah disusun. Draft itu akan diumumkan secara resmi oleh Kemenag RI.

Sejauh ini, aktivitas KBM di ponpes belum dimulai. Sedangkan para santrinya masih di kampung halaman masing-masing. “Sejak dipulangkan saat awal pandemi Covid-19, sampai sekarang belum ada keputusan kapan masuk lagi,” kata Wiharso, Jumat (04/06/2020).

Ia mengakui protokoler kesehatan di ponpes lebih rumit jika dibandingkan sekolah umum. Di draft yang disusun Kemenag, santri harus dalam kondisi sehat. Kemudian menyiapkan keperluan pribadi untuk makan dan MCK, lalu membawa vitamin dan suplemen.

Tak kalah penting, membawa peralatan ibadah sendiri. Saat ke ponpes juga memperhatikan sarana transportasi aman dari penyebaran Covid-19. Sesampainya di ponpes, pengantar tak boleh masuk asrama.

BERITA REKOMENDASI