Tekan AKI, Walikota Solo Terapkan Rapot Kesehatan Anak

SOLO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kota (DKK) mengaplikasikan rapot kesehatan anak kepada seluruh siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Catatan perkembangan kesehatan pribadi ini, terkait upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting yang hingga kini 
Masih terjadi.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat DKK, Ida Angklaita, menjawab wartawan usai Konvergensi Gerakan Anak dan Remaja Solo Hebat, di Graha Solo Raya, Rabu (14/7) menambahkan Angka kasus AKI, AKB, ataupun stunting  di Solo, sebenarnya tidak terlalu tinggi. Pada tahun 2018 lalu misalnya, hanya terjadi 4 kasus AKI, dan  32 kasus AKB, sedangkan stunting tercatat 388 kasus. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berobsesi suatu saat nanti problem kesehatan itu dapat ditekan hingga nihil.

Berbagai upaya menekan kasus AKI, AKB, maupun stunting, tambah Ida, memang telah silakukan diantaranya  kelas ibu hamil,  layanan cek laboratorium gratis tiga kali selama usia kandungan, dan sebagainya. Sementara rapot kesehatan  bagi siswa, lebih diarahkan pada pencegahan sejak dini. Rapot kesehatan diisi berdasarkan hasil penjaringan dan pemeriksaan kesehatan siswa yang dilakukan secara berkala.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo meminta, rapot kesehatan agar disertai dengan indikator yang jelas. Terlebih rapot kesehatan itu tak semata sebuah buku catatan, tetapi juga dibarengi upaya riil yang terkait dengan kesehatan, seperti pemberian makanan tambahan hingga pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri, dan sebagainya. (Hut)

BERITA REKOMENDASI