Tekan Inflasi, BI Bagikan 4.400 Bibit Cabai

SOLO (KRjogja.com) – Bank Indonesia cabang Solo mencoba kiat lain dan kreatif untuk menekan laju angka inflasi, diantaranya dengan membagikan 4.400 bibit cabe kepada kalangan ibu-ibu di wilayah Solo Raya. 

Pimpinan Bank Indonesia (BI) Solo, Bandoe Widiarto di sela pembagian bibit cabaidi Balaikota, Jumat (23/12) mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun, setidaknya komoditas cabe empat kali menjadi pemicu angka inflasi cukup tinggi. Sebab, produksi cabe di wilayah Solo Raya relatif masih kecil yakni sekitar 16 persen dari total produksi cabe di Jawa Tengah (Jateng).

Padahal, kata Bandoe guna memenuhi kebutuhan cabai dalam skala rumah tangga, sebenarnya dapat dilakukan dengan menanam sendiri di halaman rumah, temasuk menggunakan media tanam polibag atau pot. Karena itu, membagikan 4.400 bibit cabai dengan sasaran kaum ibu yang umumnya memiliki waktu relatif lebih leluasa untuk mengurus tanaman. 

"Untuk ibu-ibu di wilayah perkotaan seperti Solo, penanaman dapat dilakukan menggunakan polibag atau pot, sedangkan di daerah kabupaten dapat menanam di lahan terbuka, sebab ketersediaan lahan relatif mencukupi," ujarnya.

Dia berharap, pembagian bibit cabe, mampu mengatrol produksi cabe di wilayah Solo Raya, atau minimal dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Pembagian bibit cabe tersebut, juga dikolaborasikan dengan lomba kreativitas membuat olahan berbahan baku cabe. Tak menutup kemungkinan, makanan olahan berbahan baku cabe, ke depan dapat menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi, hingga akhirnya merangsang masyarakat untuk menanam cabe. (Hut)

BERITA REKOMENDASI