Temuan Kasus Corona, Pasar Wirogunan Ditutup Sementara

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pasar desa di Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura terpaksa ditutup sementara setelah ada temuan kasus satu pedagang positif virus Corona. Penutupan dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona di pasar dan lingkungan sekitar. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona bergerak cepat melakukan pelacakan kontak erat dan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya penularan virus Corona ke orang lain.

Camat Kartasura Suyadi Widodo, Senin (28/6) mengatakan, Pasar desa di Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura ditutup sementara pada 27 Juni dan 4 Juli mendatang. Penutupan dilakukan setelah ada temuan kasus satu pedagang positif virus Corona.

Penutupan dilakukan oleh pihak pengelola pasar dengan mengeluarkan surat edaran (SE) diberikan kepada pedagang dan warga disekitar lingkungan. Hal ini dilakukan sebagai pemberian informasi sekaligus usaha mencegah penyebaran virus Corona di Pasar Wirogunan, Kartasura.

“Pasar Wirogunan, Kartasura ditutup sementara 27 Juni dan 4 Juli karena ada temuan kasus satu pedagang positif virus Corona,” ujarnya.

Penutupan tersebut diharapkan tidak ada aktivitas pedagang dan pembeli di pasar. Dengan demikian maka bisa memutus rantai penyebaran virus Corona. Pihak pengelola juga akan melakukan pengawasan di pasar setelah ada kebijakan penutupan sebagai antisipasi ada pedagang, pembeli atau warga berada disekitar pasar.

Usaha juga dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona dengan melakukan pelacakan kontak erat kasus satu pedagang Pasar Wirogunan, Kartasura terkonfirmasi positif virus Corona. Pelacakan sementara diprioritaskan dengan sasaran keluarga inti atau orang dilingkungan terdekat dengan pedagang tersebut dalam satu rumah. Pelacakan kontak erat kemudian baru menyasar ke pedagang di Pasar Wirogunan, Kartasura dan meluas ke pembeli atau orang lain yang pernah kontak erat.

Pelacakan kontak erat dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona untuk mengetahui ada tidaknya penularan virus Corona. Sebagai pencegahan penyebaran virus Corona maka pihak pengelola melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Pasar Wirogunan, Kartasura baik didalam maupun luar.

“Lurah pasar mengambil langkah menutup pasar hanya pada hari Minggu saat aktivitas tinggi untuk menekan penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

Suyadi Widodo mengatakan, kebijakan penutupan pasar sudah diterima semua pihak demi kebaikan bersama mencegah penyebaran virus Corona. Sebab apabila dipaksakan maka akan memiliki risiko tinggi terjadi penyebaran virus Corona di Pasar Wirogunan, Kartasura.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona meminta pada pedagang dan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat salah satunya seperti memakai masker. Aktivitas di pasar dikatakan Suyadi Widodo juga harus diawasi sesuai protokol kesehatan dengan melakukan pengaturan jaga jarak.

“Jangan lengah dan kami minta pedagang dan pembeli tetap memakai masker. Sebab sudah ada temuan kasus positif virus Corona,” lanjutnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI