Temuan Kasus Positif Covid di Sukoharjo Semakin Banyak

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mengintensifkan kegiatan testing dan tracing pada masyarakat ditengah pandemi virus Corona yang belum berakhir. Hasilnya diketahui ada banyak temuan kasus positif virus Corona. Kondisi tersebut membuat angka akumulasi kasus positif virus Corona naik signifikan. Petugas langsung gerak cepat melakukan penanganan setelah mengetahui ada temuan baru kasus positif virus Corona.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Rabu (28/7) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mengintensifkan kegiatan testing dan tracing pada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelacakan sekaligus pemetaan sebaran kasus positif virus Corona.

Hasil testing dan tracing diketahui banyak temuan kasus positif virus Corona. Hal itu dikatakan Etik Suryani wajar karena testing dan tracing sering dilakukan. Temuan tersebut membuat angka kasus positif virus Corona naik signifikan.

Kenaikan angka kasus positif virus Corona juga disebabkan karena faktor tingkat penyebaran virus. Sebab kasus virus Corona sudah tersebar disemua wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Akumulasi sekarang kasus positif virus Corona mencapai 10.154 kasus.

“Semakin banyak melakukan testing dan tracing otomatis semakin tinggi kasus virus Corona yang ditemukan. Itu wajar sebab dengan testing dan tracing maka bisa diketahui sebaran kasus virus Corona di Sukoharjo,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo meminta pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo untuk terus melakukan testing dan tracing. Sebab hal itu penting untuk pelacakan sekaligus pemetaan sebaran virus Corona. Disisi lain, testing dan tracing juga penting untuk mempercepat penanganan kasus virus Corona.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo setelah mengetahui temuan kasus positif virus Corona berdasarkan hasil testing dan tracing langsung bergerak cepat melakukan penanganan. Sebab dalam temuan kasus positif virus Corona ada yang disertai gejala dan tanpa gejala.

Bentuk penanganan dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dengan merujuk kasus positif virus Corona dengan gejala ke rumah sakit. Sedangkan kasus positif virus Corona tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kabupaten Sukoharjo dijelaskan Etik Suryani sebelumnya secara bergantian memberlakukan PPKM, PPKM Mikro, PPKM Darurat dan PPKM Level 4. Pemberlakuan PPKM membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo gencar melakukan testing dan tracing.

“Sejak pelaksanaan PPKM Darurat hingga PPKM Level 4 ada peningkatan target testing dalam sehari menjadi 1.925 yang dibagi di 12 kecamatan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI