Terdampak Limbah TPA Putri Cempa, Ini Tuntutan Warga Plesungan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pemukim di lingkungan berpolusi udara dan air Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Putri Cempa, Solo mengharap kompensasi. Wilayah paling terdampak di Desa Plesungan, Gondangrejo yang berbatasan langsung di TPA sampah.  

"Usulan kami, ada kepedulian. Misalnya diberi kompensasi setiap bulan. Khususnya dari pemilik TPA Putri Cempa, yakni Pemkot Solo," kata Kepala Desa Plesungan, Waluyo kepada KR. 

Ratusan warga Plesungan di tiga dusun mengalami dampak negatif keberadaan TPA sampah di Mojosongo, Jebres, Solo itu. Tiap musim penghujan, bau busuk sampah TPA mencemari udara di perkampungan lokasi terdekat. Sedangkan pada kemarau, kebakaran perbukitan sampah mencemarinya dengan asap. Paling parah, pencemaran tanah dan air tak terkendali. 

"Air sumur kami terkena limbah kotor. Enggak ada yang bergantung air sumur untuk konsumsi harian. Sebenarnya Pemkab Karanganyar sudah membuat sumur artesis, namun belum cukup. Terlalu banyak yang membutuhkan air itu sedangkan sumur artesisnya terbatas," katanya. 

Ia berharap Pemerintah Kota Solo dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar bernegosiasi untuk mewujudkan keinginan warga Plesungan, khususnya wilayah terdampak di Dusun Sulurejo, Jengglong, dab Malangrejo. Ratusan keluarga di lingkungan tersebut mayoritas berekonomi menengah ke bawah. 

"Atau mungkin diberi kompensasi per bulan," katanya. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Fatkhul Munir mengatakan konsumsi air tanah di area pencemaran sampah TPA Putri Cempa, tidak dianjurkan. Sebab, tingkat pencemarannya tinggi. Ia menyarankan penggunaan air instalasi seperti milik PDAM. Pihaknya telah memetakan wilayah terdampak pencemaran. 

"Manula, ibu hamil dan balita harus diungsikan saat muncul asap kebakaran TPA. Kami sudah membentuk tim reaksi cepat di Puskesmas," katanya. 

Kebakaran TPA Putri Cempa pada pekan lalu, kini telah reda. Namun, warga waswas karena mulai turun hujan. Biasanya, kondisi tersebut diikuti aroma tak sedap sampai berbulan-bulan. (Lim)

BERITA REKOMENDASI