Terjadi Lonjakan Kasus, Sragen Zona Kuning Corona

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen masih berstatus zona kuning Covid-19 meski terjadi lonjakan kasus positif selama sepekan terakhir. Hal ini dikarenakan lonjakan kasus positif Covid-19 tersebut juga dibarengi dengan banyaknya pasien yang sembuh.

Hal ini dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno menanggapi meningkatnya kasus Covid-19 di wilayahnya yang mencapai 19 kasus baru selama sepakan terakhir. “Kita masih zona kuning (Covid-19) karena angka pasien sembuh juga meningkat dari 41 menjadi 48 orang atau bertambah tujuh selama sepakan ini,” ujar Dedy kepada wartawan Kamis (23/7).

Menurut Dedy, pada pekan lalu sebenarnya ada penurunan kasus Covid-19 yang cukup signifikan di Sragen. Tetapi di wilayah Soloraya justru terjadi peningkatan cukup tinggi. “Kasus positif Covid-19 di Sragen ini merupakan kasus impor atau kasus dari luar. Kasus transmisi lokal sejauh ini baru empat orang, artinya masih kecil. Kasus pedagang Pasar Gemolong itu kemungkinan transmisi lokal tetapi masih diselidiki,” jelasnya.

Dedy menyampaikan, sejauh ini banyak warga Sragen terpapar Covid-19 tetapi dari luar daerah. Dia mengatakan pusat-pusat pemeriksaan kesehatan harus mendapat perhatian kuat meskipun protokol pencegahan Covid-19 diberlakukan secara ketat. Terpaparnya para tenaga kesehatan (nakes) bisa jadi karena faktor kelelahan tetapi tetap tidak boleh lengah. Selain itu, Dedy berharap masyarakat jujur sehingga penting dalam tracing.

BERITA REKOMENDASI