Terlalu Sempit, Jalan Lingkar Utara Diusulkan 4 Lajur

SRAGEN (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan mengusulkan ke pemerintah pusat agar jalan ring road utara dibuat empat lajur. Ruas jalan lingkar Sragen yang sudah berstatus sebagai jalan nasional tersebut dinilai kurang lebar untuk akses kendaraan antarprovinsi.

Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno kepada wartawan Minggu (21/8/2016) mengatakan, jalan lingkar utara selama ini menjadi penopang utama untuk pengalihan arus lalulintas. Hal ini dikarenakan jalan lingkar selatan tidak memungkinkan jika dilakukan pelebaran jalan. "Kami berencana semua kendaraan besar nanti dilewatkan jalan lingkar utara. Baik dari arah Solo maupun dari Jawa Timur, semua dilewatkan lingkar utara," ujarnya.

Menurut Dedy, nantinya Sragen hanya akan punya satu jalan lingkar, yakni di sebelah utara tersebut. Namun syaratnya, jalan harus dilebarkan lebih dulu menjadi empat lajur. "Makanya kami akan usulkan ke pusat agar jalan lingkar dibuat empat lajur. Kami menilai perluasan di jalan lingkar selatan sudah tidak memungkinkan karena sudah banyak perumahan penduduk. Lebih baik lewat lingkar utara semua," jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Hutomo Ramelan menambahkan, kriteria lebar jalan antarprovinsi minimal 9 meter. Meski begitu, lebar jalan lingkar utara Sragen saat ini hanya berkisar 5 meter. Oleh sebab itu, lingkar utara hanya dibuka untuk satu jalur bagi kendaran roda empat, dari arah Solo. "Karena jalan terlalu sempit, kepadatan lalu lintas biasa terjadi di ring road utara. Solusinya, jalan itu harus dilebarkan," tegasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI