Tes CASN Sragen Hanya Menjaring 121 Orang

SRAGEN, KRJOGJA.com – Tes Kompetensi Dasar (TKD) seleksi calon aparat sipil negara (CASN) Sragen 2018 hanya meloloskan sebanyak 121 orang dari total 2.839 peserta tes. Sehingga bisa dipastikan kuota CASN Sragen tahun ini sebanyak 505 formasi tidak terpenuhi. 

Sebanyak 121 peserta lolos TKD terdiri atas 114 orang dari formasi umum dan tujuh orang dari tenaga honorer K2. Selanjutnya mereka akan mengikuti tes kompetensi bidang (TKB) yang akan digelar akhir bulan ini. 

"Jadi peserta yang lolos TKD berdasarkan ketentuan 'passing grade' sebanyak 121 orang atau sekitar 25 persen dari total kuota lowongan untuk Sragen," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Sragen, Dwi Agus Prasetyo Senin (5/11/2018).

Menurut Agus, nantinya tidak semua peserta yang lolos TKD itu bisa mengikuti TKB atau seleksi tahap berikutnya. Pasalnya di beberapa lowongan jumlah peserta yang lolos cukup banyak. "Jadi misalnya di satu lowongan ada enam orang yang lolos, yang akan ikut TKB hanya tiga orang karena jumlah peserta yang bisa ikut tes selanjutnya hanya tiga kali jumlah formasi," jelasnya. 

Artinya, lanjut Agus, ada beberapa orang dari 121 peserta yang lulus TKD yang tidak akan lolos ke TKB. Tapi berapa orang yang akan lanjut ke TKB dan berapa yang tidak lolos, sejauh ini masih dirinci oleh panitia. BKPPD Sragen akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk mencocokkan data. "Kami akan melakukan pencocokan dan penelitian data, lalu diumumkan," tandasnya. 

Pengumuman akan dilakukan melalui website atau laman resmi. Selanjutnya peserta akan mengikuti TKB di GOR Diponegoro Sragen pada 23 November 2018-28 November 2018. Lokasi tersebut akan menjadi tempat tes tidak hanya peserta tes CASN Sragen, tapi juga delapan kabupaten/kota lain. "Jadi Sragen menjadi tempat pelaksanaan tes, prosesnya masih panjang," tuturnya.

Terkait penyebab sedikitnya peserta tes yang lolos TKD, menurut Agus, karena adanya passing grade di tiga bidang penilaian. Bila salah satu bidang tak mencapai passing grade, maka peserta tak lolos. Ketentuan itu diatur di Permenpan RB Nomor 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar. 

"Ketentuan lolos passing grade di tes kompetensi dasar itu syarat wajib," tambahnya.(Sam)

BERITA REKOMENDASI