Tidak Ada Hajatan, Harga Ayam Anjlok

SRAGEN, KRJOGJA.com – Tingkat penjualan daging ayam di wilayah Sragen turun drastis hingga 50 persen imbas virus Corona. Dilarangnya warga menggelar hajatan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona juga membuat harga daging ayam turun dari harga Rp 34.000/kg menjadi Rp30.000/kg. Bahkan ada yang turun sampai Rp28.000/kg sepekan terakhir.

Turunnnya harga daging ayam tersebut berlangsung selama merebaknya virus Corona. Anjloknya harga dan permintaan daging ayam potong membuat omzet para pedagang daging ayam di Pasar Bunder Sragen juga ikut turun.

Seorang pedagang daging ayam asal Karangtengah, Sragen, Tinuk (52) ditemui Senin (6/4) mengatakan, harga daging ayam sudah mulai turun sejak sepekan terakhir. “Karena tidak ada warga yang menggelar hajatan mantu atau hajatan lain, jadi harga terus turun. Stok ayam potong di peternak juga melimpah tapi permintaan rendah. Daripada tidak laku makanya harga daging ayam turun,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI