Tidak Ada Hajatan, Harga Ayam Anjlok

Menurut Tinuk, ayam potong hidup sampai harus dijual keliling kampung agar laku. Dampak atas turunnya harga banyak pedagang daging ayam di Pasar Bunder lesu. Biasanya sebelum ada wabah virus corona bisa menyembelih 60 ekor ayam potong per hari. Namun, sekarang dia mengaku hanya bisa habis 20 ekor ayam potong per hari.

Pedagang daging ayam lainnya, Sinem (40) menyampaikan harga daging ayam turun dari Rp33.000-Rp34.000/kg menjadi Rp30.000/kg sejak ada wabah virus corona. Harga itu sudah ditentukan peternak karena permintaan turun.

“Daya beli masyarakat rendah karena hanya memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Pendapatan kami pun turun sampai 50 persen selama ada wabah virus corona karena sepi pembeli,” jelasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI