Tidak Puas Waseso Bebas, Kajari Solo Kasasi ke MA

SOLO, KRJOGJA.com – Setelah Pengadilan Tinggi (PT) Semarang memutus bebas mantan manajer Persis Solo, Waseso ( 57), terdakwa kasus pemalsuan tanda tangan nasabah Bank UOB Solo, Roestina Cahyo Dewi senilai Rp 20 miliar, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo mengajukan kasasi  ke Mahkamah Agung (MA).

Kepala Seksi  Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Solo, Bambang Saputra mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo, Sumarjo, di ruang kerjanya , Kamis (15/6/2017) mengatakan  setelah sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Solo dimana Waseso diganjar hukuman tiga tahun penjara, pihak kuasa hukum Waseso mengajukan banding ke PT Semarang . “Sidang banding di PT Semarang  hasilnya Waseso diputus bebas.”ujarnya.

Kasi Pidum Kejari Solo menambahkan dalam persidangan di PT Semarang, majelis hakim memiliki pandangan lain dalam kasus ini. PT Semarang menilai Waseso tidak cukup bukti untuk dijerat kasus pidana sehingga dinyatakan lepas dari tuntutan hukum (onslag).

Kasus yang menjerat Waseso dari penjelasan PT Semarang lebih mengarah pada kasus perdata bukan pidana. Kejari Solo memiliki bukti-bukti kalau kasus Waseso masuk dalam ranah pidana dibanding perdata. "Kalau MA mengabulkan kasasi Kejari Solo, vonis penjara kepada Waseso bisa lebih dari tiga tahun," katanya.

Menurut Bambang, pengajuan kasasi tersebut sudah dilakukan pada bulan lalu. Untuk sidang putusan MA dalam kasus pemalsuan tanda tangan nasabah Bank UOB, kemungkinan besar baru keluar enam bulan ke depan. "Kami masih menunggu putusan MA dalam kasus ini. Tim penyidik Kejari Solo memiliki cukup bukti untuk menjerat Waseso dalam kasus pemalsuan tandatangan nasabah Bank UOB,” katanya. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI