Tiga Daerah Manfaatkan Tol Solo-Mantingan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –  Pintu Tol Solo-Mantingan di Klodran, Colomadu dibuka untuk pemudik bermobil pribadi ke arah Jawa Timur dari Yogyakarta, sedangkan pintu tol di Ngasem dari Semarang. Terkait pengaturan lalu lintas di area bukaan, PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) mengantongi kesepakatan instansi berwenang di Karanganyar, Boyolali, Solo, dan Sukoharjo.

Pintu tol di dua lokasi itu akan dibuka 19-26 Juni selama arus mudik lebaran pada pukul 06.00 WIB-17.00 WIB. Polres Karanganyar menyanggupi menempatkan personelnya bergabung dengan anggota satuan lain dari dinas perhubungan dan dari PT SNJ di pintu tol Ngasem maupun Klodran. 

Di pintu tol Ngasem akan dibuat pos Karsuli yang merupakan singkatan Karanganyar-Sukoharjo-Boyolali. Kendaraan dari arah Semarang menuju Jawa Timur di Jalan Semarang-Solo dibelokkan ke pintu tol itu. Sedangkan kendaraan dari arah Yogyakarta menuju Jawa Timur yang melewati Kartasura, Sukoharjo diarahkan ke pintu tol di Klodran. 

"Semua yang masuk tol diarahkan melewati jalur sisi kanan. Dari Jogja masuk ke Klodran dan dari Semarang atau Boyolali masuk ke Ngasem,” ujar General Manager Teknik PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), Aryo Gunanto dalam uraian singkat kesimpulan kesepakatan pemanfaatan fungsional tol, Rabu (8/6) malam. 

Kesepakatan itu diamini perwakilan Polda Jawa Tengah serta Polres dan Dinas Perhubungan wilayah Karanganyar, Boyolali, Solo dan Sukoharjo. Dari Polda Jawa Tengah akan mengkoordinasi penempatan aparat Polri dari empat wilayah hukum di pos pintu masuk tol. Sedangkan dinas perhubungan bakal melaksanakan rekayasa lalu lintas di jalan raya menuju pintu tol. 

Lebih lanjut dikatakan, PT SNJ selaku penanggung jawab konstruksi tol Solo-Mantingan meminta masyarakat mewaspadai 50 perlintasan sebidang di ruas Ngasem-Widodaren sepanjang 65 kilometer. Diupayakan masing-masing dijaga dua anggota Linmas guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat penyeberangan spontan kendaraan antarkampung. Dari titik nol kilometer pintu tol Ngasem bakal didirikan lima rest area berjarak jeda 10 kilometer yang menyediakan musala, toilet serta tempat parkir. (R-10)

BERITA REKOMENDASI