Tiga Tanggul Kritis, Perbaikan Permanen Mendesak Dilakukan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Tiga tanggul dalam kondisi kritis karena mengalami kerusakan parah saat terjadi banjir besar beberapa waktu lalu. Perbaikan permanen diharapkan bisa segera direalisasikan dari pemerintah. Ketiga tanggul tersebut yakni di Traju Kuning di Desa Pandeyan Kecamatan Grogol, Desa Kesongo Kecamatan Mojolaban dan Gajing Weru. Sekarang hanya dilakukan perbaikan sementara menggunakan karung pasir seadanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Suprapto, Kamis (8/12) mengatakan, tanggul rusak karena faktor bencana alam banjir. Kerusakan menyebabkan banjir serta ancaman longsor susulan.

BPBD Sukoharjo bersama masyarakat setempat hanya bisa melakukan penanganan darurat sementara. Sebab perbaikan permanen membutuhkan dana sangat besar. Selain itu kewenangan perbaikan juga menjadi tanggungjawab pemerintah. Untuk mengamankan tanggul juga dilakukan patroli pengawasan bersama yang melibatkan berbagai unsur seperti BPBD, desa, kecamatan dan masyarakat. Hal itu dilakukan agar saat terjadi kerawanan bencana bisa segera ditanggulangi.

“Harus dilakukan perbaikan permanen karena kondisi tanggul memang kritis. Untuk sementara dilakukan penanganan darurat menggunakan karung pasir,” ujar Suprapto.

BPBD Sukoharjo cukup lega dengan kepedulian dan partisipasi semua pihak dalam menangani masalah tanggul. Sebab apabila dibiarkan maka sangat membahayakan masyarakat. “Tidak sekedar banjir namun juga potensi ancaman longsor susulan dan akan membuat kerusakan tanggul semakin parah,” lanjutnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI