Tim Gabungan Gencarkan Patroli Rumah Kosong Ditinggal Mudik

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Tim gabungan terdiri dari Polres, Kodim 0726 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo gencarkan patroli pengamanan menghadapi lebaran mengantisipasi terjadi tindak pencurian dan kriminal lainnya. Sasaran seperti kantor pemerintahan, pusat perekonomian hingga rumah kosong ditinggal mudik. Para pemudik yang akan meninggalkan rumah kosong diminta berkoordinasi dengan lingkungan sekitar atau tetangga terdekat.
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Sabtu (30/4) mengatakan, pengamanan lebaran tidak sebatas pada kelancaran arus lalu lintas kendaraan pemudik saja, melainkan juga mengantisipasi tindak kriminal salah satunya pencurian. Polres Sukoharjo sudah menerjunkan personil melakukan patroli wilayah dengan sasaran seperti kantor pemerintahan, pusat perekonomian dan rumah kosong karena ditinggal pemudik.
Patroli dilakukan personil Polres Sukoharjo lengkap dengan senjata keliling wilayah. Pelaksanaan patroli menggunakan sistem waktu secara acak baik pagi, siang, sore, malam hingga dini hari. Pengamanan semakin diperketat setelah sebelumnya selama puasa Ramadhan marak terjadi aksi pencurian dibeberapa wilayah.
Polres Sukoharjo mengantisipasi kerawanan tindak pencurian mengingat sudah cuti bersama. Artinya kantor pemerintahan dalam kondisi kosong ditinggal libur pegawai. Selain itu rumah juga kosong karena pemiliknya mudik.
Kapolres meminta untuk kantor pemerintahan diminta untuk menyiagakan satpam atau petugas jaga. Selain itu juga memasang kamera CCTV untuk memperketat pengamanan mengantisipasi tindak pencurian. “Untuk rumah kosong yang ditinggal mudik juga kami patroli baik di perkampungan terlebih lagi di perumahan. Para pemilik rumah yang akan mudik kami minta berkoordinasi dengan lingkungan sekitar atau tetangga terdekat. Kami juga pada warga tingkatkan pengamanan bersama dengan mengaktifkan siskamling dan ronda warga,” ujarnya.
Cuti bersama yang panjang membuat kerawanan tindak pencurian semakin tinggi. Sebab kondisi kantor dan rumah dalam keadaan kosong. “Termasuk kantor swasta, rumah kos bahkan sekolah yang kosong kami minta bersama meningkatkan pengamanan. Polres Sukoharjo sendiri sudah menyisir wilayah dengan patroli gabungan dengan Kodim 0726 Sukoharjo dalam Operasi Ketupat Candi 2022,” lanjutnya.
Pengamanan juga dilakukan di pusat perekonomian karena ada peningkatan aktivitas masyarakat. Hal ini ditandai dengan semakin ramainya pasar tradisional dan perbelanjaan modern.
“Jangan memakai perhiasan terlalu mencolok dan membawa uang banyak sehingga mengundang tindak kejahatan. Ingat pelaku kejahatan sendiri berbuat karena ada kesempatan. Apabila masyarakat membutuhkan pengamanan maka segara laporkan ke petugas terdekat,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI