Tim Labfor Selidiki Kebakaran Pabrik Testil

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN (KRjogja.com) – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng mendatangi PT Delta Merlin Sandang Tekstil (DMST) I Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen, Selasa (27/12/2016). Kedatangan tim Labfor ini untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghabiskan gudang PT DMST I.

Selain PT DMST I, tim juga dijadwalkan mendatangi PT Pan Brothers Tbk di Jalan Solo-Sragen KM 22, Dukuh Dawangan, Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, yang juga terbakar. Pihak kepolisian sejauh ini belum bisa memprediksi kerugian akibat kebakaran di dua pabrik itu karena penghitungan kerugian menjadi wewenang manajemen pabrik bersangkutan.

Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso mengatakan, selama ini pihak perusahaan belum memberi keterangan kepada polisi terkait perhitungan kerugian akibat kebakaran. Aparat kepolisian tidak bisa menghitung kerugian karena yang tahu persis aset yang terbakar adalah manajemen perusahaan.

Terkait penyebab kebakaran, Cahyo masih menyelidiki dan untuk penyelidikan lebih lanjut sudah didatangkan tim dari Labfor Polda Jateng. "Untuk memastikan penyebab kebakaran, tentunya menunggu rekomendari tim Labfor yang sudah mendatangi pabrik. Kenapa baru sekarang tim datang, karena menunggu api benar-benar padam dulu," jelasnya.

Terpisah, Kepala Bagian Cutting PT Pan Brothers Sragen, Giyanto, menyampaikan masing-masing bagian di PT Pan Brothers masih menghitung kerugian akibat kebakaran yang melalap gudang utama di pabrik garmen itu. Dari catatan Giyanto, setidaknya ada lima unit mesin potong dan delapan unit mesin press hangus terbakar.

Menurutnya, selapan unit mesin press di gudang yang terbakar itu menyuplai dua gedung lainnya. "Selain mesin, ada 400.000 potong pakaian siap jahit yang ikut terbakar. Semula kami menargetkan ada 1 juta potong tetapi baru tercapai sekitar 800.000 potong. Jadi separuhnya yang hangus terbakar," tandasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI