TMMD Mudahkan BUMDes Salam Berinovasi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –  Pembuatan jembatan dan jalan penghubung Desa Salam, Karangpandan ke Desa Puntukrejo, Ngargoyoso tak sekadar memudahkan mobilitas masyarakat dan angkutan hasil bumi. Namun juga membuka kesempatan BUMDes Salam mempromosikan destinasi wisata Sungai Serondokuning.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD Karanganyar Toni Hatmoko usai meninjau hasil pembangunan fisik TMMD Sengkuyung tahap III di desa tersebut bersama para pejabat TNI, Polri dan Pemda Karanganyar. 

 Di desa ini dibuat  jalan cor beton dari Dusun Salam Karangpandan ke Dukuh Semenjing Ngargoyoso sepanjang 700 meter. Lalu jembatan panjang 10 meter tinggi 3 meter yang dikuatkan talud sepanjang 130 meter lebar 0,40 meter dan tinggi 1,5 meter. Lokasi pembangunan dulunya sulit diakses karena curam dan labil. Padahal di situ terdapat pemandangan alam eksotis ladang pertanian yang dibelah Sungai Serondokuning.

Dalam tinjuan tersebut, para pejabat menyaksikan area tersebut telah tertata untuk tubing dan kolam renang anak. Berkat TMMD yang membangun infrastruktur fisik, para pengunjung dimudahkan menjangkaunya menggunakan sepeda motor dan mobil.

“Sebenarnya banyak sekali potensi alam yang bisa dimanfaatkan BUMDes. Kebetulan dimasuki TMMD, maka kembangkanlah itu. Di Desa Salam sudah dirintis wahana wisata air yang terletak di jalur pembukaan akses jalan,” kata Toni.

Informasi yang didapatinya, harga tanah di jalur pembukaan jalan antardesa melesat sampai Rp 700 ribu per meter persegi. Dulunya, tak ada yang mau melirik tanah di Dusun Salam yang berbatasan Desa Puntukrejo.

Sementara itu dalam penutupan TMMD Sengkuyung tahap III itu, Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama memastikan pekerjaan selama 30 hari mulai 2-31 Oktober rampung. Selain infrastruktur jalan, juga merehab 11 unit RTLH dan pembuatan 10 unit jamban. Total anggaran kali ini Rp 705 juta bersumber APBD pemprov Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat.

“TMMD merupakan program kerja terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, lembaga pemerintah non kementrian yang mensinergikan program masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah,” katanya. (Lim)    

 

BERITA REKOMENDASI