TNI Bangun Talud di Desa Pandak

SRAGEN, KRJOGJA.com – Warga Dukuh Karangmanis, Desa Pandak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, tidak lagi khawatir ancaman banjir dari luapan Sungai Mungkung. Hal ini menyusul telah dibangunnya talud penahan air yang terbuat dari tumpukan batu yang dibungkus kawat atau bronjongisasi.

Talud bronjongisasi sepanjang 40 meter tersebut dibangun hasil kerjasama Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) dengan Kodim Sragen. Selesai dibangun, talud secara resmi diserahkan oleh Danramil Sidoharjo, Kapten Inf Suparno dan diterima oleh perakilan warga setempat, Jumat (21/07/2017).

Kapten Suparno mengatakan giat bronjongisasi dimulai sejak 13 Juni 2017 dan butuh waktu lebih kurang 20 hari. "Pembangunan talud ini dikerjakan bersama-sama anggota TNI dan warga sekitar. Mudah-mudahan adanya talud ini, tidak ada banjir lagi di Desa Pondok," ujarnya.

Camat Sidoharjo Samsuri yang hadir dalam acara penyerahan talud mengatakan, pihaknya berterimakasih pada TNI dan BBWS atas kepedulian membangun talud penahan banjir di wilayahnya. Diharapkan talud ini bisa mengurangi pengikisan aliran Sungai Mungkung. 

"Selama ini tanah di sini sangat kritis karena kerap terkikis aliran sungai. Bahkan beberapa kali terjadi longsor yang mengancam rumah warga," jelasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI