Tol Soker Ruas Solo-Sragen Siap Dibuka

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN (KRjogja.com) – Pengoperasian tol Solo-Kertosono (Soker) ruas Ngasem Colomadu hingga Pungkruk Sragen, masih menunggu uji laik fungsi oleh tim gabungan Ditjen Perhubungan Darat, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sesuai jadwal, tol Soker ruas ini akan dioperasikan paling lambat akhir April 2018.

Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno kepada wartawan Rabu (18/4) mengatakan, pihaknya sudah siap jika sewaktu-waktu dilakukan uji laik fungsi jalan tol. Pekan ini juga dijadwalkan uji coba transaksi uang elektronik di pintu-pintu tol mulai dari Ngasem, Klodran, Kemiri, dan Pungkruk.
 
Menurut David, uji coba transaksi uang elektronik nanti bekerja sama dengan bank penerbit kartu tol. "Kalau tol dioperasikan, tentunya harus menggunakan kartu tol. Makanya diujicoba dulu kendati mungkin untuk tahap awal belum berbayar, tapi tetap harus menggunakan kartu," ujarnya.

Ditanya berapa lama masa penggratisan tarif di tol Solo-Sragen (Pungkruk), menurut David tergantung kebijakan dari pemerintah pusat. "Kami sudah ajukan permohonan uji laik fungsi tol ke BPJT [Badan Pengatur Jalan Tol]. Tim kecil juga sudah turun. Tapi tim lengkap belum, seperti dari Korlantas Polri, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," jelasnya.

David mengaku tidak dapat memastikan kapan tim gabungan tersebut akan melakukan uji laik fungsi jalan tol Soker. Sebab tahap itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Yang pasti pengerjaan ruas tol Soker yang jadi tanggung jawab PT JSN sejauh ini sudah mencapai 97 persen. "Pekerjaan kami tinggal kurang dua 'overpass' di Pringanom dan Krikilan (Masaran). Ada juga pekerjaan 'underpass' dan 'intersection' di Kemiri (Kebakkramat). Yang 'intersection' belum selesai karena lahan belum bebas. Kalau penyelesaian 'rest area' bisa nyusul," tambahnya.

Seperti diketahui, di Kabupaten Sragen tol Soler bakal melintas di 20 desa dan satu kelurahan di enam kecamatan dengan panjang lintasan 29,9 km. kecamatan. Lintasan di Sragen ini lebih panjang bila dibanding di Kabupaten Karanganyar yang hanya 14,5 km dan Kabupaten Boyolali 14,1 km serta Kota Solo yang hanya 400 meter. (Sam)

BERITA REKOMENDASI