Tolak Radikalisme, Mahasiswa Blokir Kemenag

SRAGEN (KRjogja.com)  – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madina Sragen menggelar aksi demo menolak terorisme dan radikalisme, Kamis (08/12/2016). Sempat memblokir jalan di depan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) setempat, para mahasiswa berorasi mengingatkan warga untuk menjaga toleransi. Selain di kemenag, peserta demo juga melakukan 'longmarch' dari bundaran tugu Adipura ke Alun alun Sragen. 

"Paham radikalisme telah nyata menjadi ancaman NKRI. Kami menolak berbagai gerakan radikal yang mengatasnamakan jihad," ujar korlap demo, Fajar Nur Khasanah.

Menurut Fajar, gerakan radikal itu telah terdeteksi masuk di sejumlah tempat di Sragen. Bahkan ajaran radiklaisme juga disinyalir telah disisipkan di sejumlah sekolah sebagai materi pelajaran. "Kami hanya butuh Islam yang ramah, bukan Islam yang marah. Pemerintah harus tegas menindak aksi radikalisme," jelasnya.

Contoh terakhir adalah temuan salah satu sekolah di Sragen yang menolak memberi hormat bendera merah putih. Hal itu dinilai sebagai bibit radikalisme yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Pemerintah harus tegas menindak hal-hal seperti ini. Jangan sampai radikalisme berkembang dan mengancam generasi muda," tandas Fajar. (Sam) 

BERITA REKOMENDASI