TPS Unik di Solo, KPPS Kenakan Baju Hazmat Sampai Jersey Timnas

SOLO,KRJOGJA.com –Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Solo yang dirancang sebagai TPS unik ternyata membuat warga penasaran dan bersemangat mendatangi TPS di hari coblosan Pilkada Solo 2020. Beberapa TPS memiliki keunikan tersendiri seperti TPS di RW 21 Dukuhan Nayu, Banjarsari , Kecamatan Banjarsari, Solo disulap sebagai TPS Sadar Protokol Kesehatan (Prokes) dimana seluruh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengenakan seragam baju hazmat layaknya tenaga kesehatan (nakes) melayani pasien yang masuk rumah sakit.

Di TPS RW 21 itu bahkan tidak tanggung-tanggung ada satu unit ambulance dari Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta yang stand by menunggu kalau ada pemiĺih di TPS yang membutuhkan layanan gawat darurat. Tentu saja juga layanan Prokes 3 M mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak diterapkan kepada calon pemilih maupun petugas KPPS di lokasi. Sementara di Bibis Kulon RW 17, Gilingan, Kecamatan Banjarsari , Solo di komplek sendang mbah Meyek TPS nya didesain layaknya kantor Komite Pemberantasan Korupsi (KPK), dimana petugas KPPS mengenakan seragam baju oranye bertulisan “Bukan Tahanan KPK”.

Bahkan untuk membuat suasana ‘heboh’ ada pintu terali besi penjara di dekat lokasi untuk mencoblos. Desain TPS Anti Korupsi itu diilhami tanggal 9 Desember yang merupakan Hari Anti Korupsi Dunia. Sementara TPS di kawasan Resto Cafe Djoenjing, Dukuhan Nayu Kelurahan Joglo,  Kecamatan Banjarsari, Solo di dandani layaknya menyambut Piala Dunia. Merespon Solo sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 th 2021.

BERITA REKOMENDASI