Truk Tetes Tebu Terguling di Bahu Jl Solo-Sragen

KARANGANYAR, KRJOGJA.com- Sebuah truk pengangkut tetes tebu terguling di Jl Solo-Sragen, tepatnya di Desa Dagen, Jaten, Kamis (5/9) pukul 10.30 WIB. Truk bernopol AD 1845 DB itu terlantar di lokasi selama berjam-jam karena menunggu mobil derek. 

Selama itu pula, arus lalu lintas di lokasi yang bertepatan titik persimpangan tersebut mengalami hambatan. Kendaraan dari arah selatan melambatkan laju untuk menghindari truk terguling di bahu jalan. Sebuah mobil polisi sengaja diparkir di selatan truk agar menghadang kendaraan melaju kencang.

Kepada wartawan, seorang awak truk AD 1850 DB, Wawan mengatakan dirinya bertugas memindah muatan tetes tebu dari truk nahas. Sedangkan sopir truk tersebut masih menenangkan diri usai kecelakaan tunggal. 
"Sopirnya masih syock. Saya disini sedang mengondisikan situasi. Memanggil mobil derek dan memindahkan muatan ke truk lain," katanya. 

Berdasarkan pengakuan sopir truk nahas bernama Ahmad asal Desa Jetis, Jaten kepada dirinya, truk bermuatan 40 ton tetes tebu itu mengalami problem usai keluar dari gudang pengukuran beban. Dari arah timur menuju barat, sopir merasakan kemudinya tidak beres. 

"Keluar gudang timbang, posisi truk sudah miring. Ada suara mak jeglek. Sewaktu menancap gas terasa begitu lagi. Istilahnya nyendal. Nah, sopir makin kuat firasatnya, pasti terguling. Namun ia berusaha agar arah terguling tidak mengenai pengendara jalan lain. Akhirnya, truknya terguling di bahu jalan setelah lewat lampu merah," katanya. 
Truk sarat muatan itu menuju sebuah pabrik di Mojosongo. 

Sementara itu, Kapolsek Jaten AKP Lukman Tri Novianto mengatakan personelnya disiagakan di lokasi truk terguling. Mereka mengondisikan lalu lintas selama mobil derek merapat ke lokasi.  "Lakalantas tunggal. Enggak ada korban. Hanya saja diimbau, periksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan," katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI