Tujuh Pejabat Berebut Kursi Sekda

SOLO (KRjogja.com) – Dari 17 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang dinilai memenuhi syarat, akhirnya hanya tujuh orang mendaftarkan diri dalam bursa pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda). Mereka memasukkan berkas pendaftaran pada detik-detik terakhir menjelang batas akhir masa pendaftaran seleksi Sekda Solo, Jumat (05/08/2016).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Hari Prihatno saat dihubungi wartawan menjelaskan tujuh pejabat yang telah memasukkan berkas pendaftaran itu, belum dapat dipastikan dapat melaju ke proses seleksi selanjutnya. Saat ini masih dilakukan seleksi administrasi dengan fokus kelengkapan berkas sebagaimana ditetapkan Panitia Seleksi (Pansel) Sekda.

[baca juga : Kursi Sekda Kosong, 17 Pejabat Bersaing]

Dia menjelaskan ketujuh pejabat yang telah memasukkan berkas pendaftaran, masing-masing, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Budi Yulistianto, Asisten Administrasi, Rahmat Sutomo yang saat ini memegang Pelaksana Tugas (PlT) Sekda Solo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Etty Retnowati, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Widdi Srihanto, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Hasta Gunawan, Kepala Inspektorat, Untoro, serta Asisten Pemerintahan, Said Romadhon.

[baca juga : Delapan Pejabat jadi Calon Sekda Purbalingga]

"Seluruh hasil seleksi administrasi  akan diserahkan kepada Pansel independen untuk diproses lebih lanjut. Dijadwalkan, hasil seleksi administrasi akan diumumkan Senin (8/8) ini, sedangkan tes lanjutan dilangsungkan pada Senin (15/8) depan."

Timsel Sekda yang melibatakan kalangan akademisi dan tokoh masyarakat, kata Hari akan bekerja secara maraton, dengan proyeksi akhir bulan ini sudah terpilih Sekda definitif. Tugas Pansel memang hanya sebatas memilih tiga orang calon Sekda terbaik berdasar hasil seleksi, yang nantinya direkomendasikan kepada Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

"Dari tiga orang yang direkomendasikan Pansel, tambah hari, Walikota akan memilih satu diantaranya untuk diusulkan kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) untuk memperoleh penetapan." (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI