Tumpengan Hari Jadi, Bupati Akui Masih Banyak PR

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN (KRjogja.com) – Ribuan warga Kabupaten Sragen memadati Alun alun Sasana Langen Putra saat tumpengan puncak peringatan hari jadi ke-271 Kabupaten Sragen, Rabu (24/5) malam. Warga membaur jadi satu dengan para pejabat Pemkab Sragen, termasuk Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dan Wabup Dedy Endriyatno.

Acara diawali dengan mengarak tumpeng agung dari kompleks kantor Setda Sragen menuju Alun alun Sasana Langen Putro. Tumpeng dipikul para anggota Pakoso, dan diiringi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Suasana sakral begitu terasa saat rombongan pengarak mulai bergerak pelan.

Memasuki lapangan alun-alun, rombongan pembawa tumpeng agung disambut ribuan warga dan pejabat wilayah yang telah menunggu. Rombongan lantas menuju panggung yang telah disediakan di tengah alun alun.

Di panggung tersebut rombongan pembawa tumpeng menyerahkan tumpeng secara simbolis kepada Bupati, dilanjut pemotongan tumpeng oleh orang nomor satu di Sragen. Bupati Yuni menyerahkan potongan tumpeng kepada Wabup Sragen.

Dalam sambutannya, Yuni, panggilan akrab Bupati, mengatakan doa bersama dan tumpengan hari jadi 271 Sragen merupakan wujud syukur atas segala rahmat Allah SWT. Momen hari jadi ini diharapkan bisa meningkatkan kebersamaan masyarakat dengan jajaran Pemkab. "Rasa syukur ini kami wujudkan dengan doa bersama dan tumpengan," ujarnya.

Momentum hari jadi ke-271, Yuni mengakui belum bisa mewujudkan keinginan dam harapan masyarakat. Dia berharap doa dan restu masyarakat Sragen agar misi dan visi yang telah disusun di awal bisa diwujudkan sepenuhnya.

Salah satu harapan tinggi masyarakat yakni pembenahan di bidang infrastruktur jalan. Penuturan tak jauh beda disampaikan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, saat diwawancara wartawan, di sela kegiatan tumpengan dan doa bersama. "Momentum ini agar bisa dimaknai bahwa Pemkab Sragen bukan hanya milik para pejabat daerah tapi semua elemen masyarakat Bumi Sukowati," tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI